Pemetaan spasial kasus TBC di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo

Authors

  • Nandya Hayuningtyas Universitas Veteran Bangun Nusantara, Indonesia
  • Dewi Puspito Sari Universitas Veteran Bangun Nusantara, Indonesia
  • Farid Setyo Nugroho Universitas Veteran Bangun Nusantara, Indonesia
  • Prita Devy Igiany Universitas Veteran Bangun Nusantara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29238/sanitasi.v19i2.3415

Keywords:

tuberkulosis, Karakteristik, kasus, sukoharjo, pemetaan spasial

Abstract

Indonesia menempati peringkat kedua dengan beban Tuberkulosis (TB) tertinggi di dunia, dengan Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu penyumbang kasus terbesar. Kajian epidemiologi spasial pada tingkat fasilitas pelayanan kesehatan primer menjadi esensial. Penelitian ini dilakukan karena Kecamatan Sukoharjo masuk tiga besar wilayah dengan kasus TB tertinggi di Kabupaten Sukoharjo.. Pendekatan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik penderita TB serta memetakan secara spasial kejadian TB di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo berdasarkan indikator Incidence Rate (IR) dan Standardized Morbidity Ratio(SMR). Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif retrospektif. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dari rekam medis dan Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) periode tahun 2023 hingga Kuartal 1 tahun 2026. Analisis data dilakukan secara univariat dan pemetaan spasial menggunakan software ArcGIS. Sebanyak 161 kasus TB ditemukan dengan puncak kejadian pada kuartal 1 tahun 2025. Kesimpulannya, karakteristik utama kasus TB di Puskesmas Sukoharjo adalah laki-laki usia produktif yang tidak bekerja dengan diagnosis TB Paru baru terkonfirmasi bakteriologis. Secara spasial, Kelurahan Combongan, Begajah, dan Dukuh menjadi zona merah dengan nilai IR dan SMR tertinggi Meskipun estimasi morbiditas secara makro lebih rendah dari rata-rata nasional (SMR < 1), pemetaan menunjukkan adanya disparitas kerentanan antar-kelurahan. Diperlukan optimalisasi penemuan kasus aktif (Active Case Finding).

 

Spatial mapping of TB cases in the catchment area of the Sukoharjo Community Health Centre

 

Abstract: Indonesia ranks second globally in Tuberculosis (TB) burden, with Central Java Province being one of the largest contributors to cases. Spatial epidemiological studies at the primary healthcare facility level have become essential. This study was conducted because Sukoharjo Sub-district ranks among the top three areas with the highest number of TB cases in Sukoharjo District. This approach aims to describe the characteristics of TB patients and spatially map the incidence of TB in the working area of Sukoharjo Public Health Center based on Incidence Rate (IR) and Standardized Morbidity Ratio (SMR) indicators. This research is a retrospective descriptive study. Data collection utilized secondary data from medical records and the Tuberculosis Information System (SITB) for the period from 2023 to Quarter 1 of 2026. Data analysis was performed univariately, and spatial mapping was conducted using ArcGIS software. A total of 161 TB cases were identified, with the peak incidence occurring in Quarter 1 of 2025. In conclusion, the main characteristics of TB cases at Sukoharjo Public Health Center are unemployed males of productive age with a diagnosis of bacteriologically confirmed new pulmonary TB. Spatially, Combongan, Begajah, and Dukuh urban villages became red zones with the highest IR and SMR values. Although the macro-level morbidity estimation is lower than the national average (SMR < 1), the mapping indicates a disparity in vulnerability across urban villages. An optimization of Active Case Finding is required.

Author Biographies

Nandya Hayuningtyas, Universitas Veteran Bangun Nusantara

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia

Dewi Puspito Sari, Universitas Veteran Bangun Nusantara

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia

Farid Setyo Nugroho, Universitas Veteran Bangun Nusantara

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia

Prita Devy Igiany, Universitas Veteran Bangun Nusantara

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia

References

Aja, N., Ramli, R., & Rahman, H. (2022). Penularan tuberkulosis paru dalam anggota keluarga di wilayah kerja Puskesmas Siko Kota Ternate. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(1), 78. https://doi.org/10.24853/jkk.18.1.78-87

Destiany, C., Zulkifli, A., Thaha, R. M., Mallongi, A., & Astuti, R. D. P. (2020). Risk factor of pulmonary tuberculosis among people with diabetes mellitus in Makassar. Enfermería Clínica, 30, 269–272. https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2020.02.017

Dewi, N. P. A. N., & Susilawati, N. M. (2024). Hubungan pekerjaan dan pendidikan dengan kejadian TB Paru di Kota Kupang. Inovasi Kesehatan Global, 1(4), 139–148. https://doi.org/10.62383/ikg.v1i4.1231

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo. (2024). Profil kesehatan Kabupaten Sukoharjo 2023 (Vol. 4). Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukoharjo. https://sukoharjokab.bps.go.id/en/publication/2024/12/31/7f6f488387e075a5947224ca/profil-kesehatan-kabupaten-sukoharjo-2023.html

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2024). Profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2023 (Vol. 14). Badan Pusat Statistika Provinsi Jawa Tengah. https://jateng.bps.go.id/id/publication/2024/05/31/56aabdd7a9151eda1979dd50/profil-kesehatan-provinsi-jawa-tengah-2023.html

Hasbi, A. M. F. Z., Fatmah Afrianty Gobel, & Ulfa Sulaeman. (2023). Distribusi spasial faktor determinan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 4(3), 417–427. https://doi.org/10.33096/woph.v4i3.790

Jiang, W., Trimawartinah, Rahman, F. M., Wibowo, A., Sanjaya, A., Silitonga, P. I. I., Tang, S., & Long, Q. (2022). The co-management of tuberculosis-diabetes co-morbidities in Indonesia under the National Tuberculosis Control Program: results from a cross-sectional study from 2017 to 2019. BMC Public Health, 22(1), 689. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13017-y

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan program penanggulangan tuberkulosis tahun 2023.

Lintang, P. A. (2025). Tingkat pengetahuan keluarga dalam pencegahan penularan tuberkulosis paru di Puskesmas Tuban. Poltekkes Kemenkes Surabaya. https://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/10975/

Maulana, M. R., Nanik Aryani Putri, Qurrotu A’yuni Auliya, & Eko Naning Sofyanita. (2024). Hubungan pengetahuan, sikap, perilaku terhadap kepatuhan minum obat pasien TB di Kota Semarang. Gema Lingkungan Kesehatan, 22(1), 1–5. https://doi.org/10.36568/gelinkes.v22i1.99

Murtono, D. (2017). Gambaran kejadian Tuberkulosis di Kabupaten Pati. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 13(2), 115–126.

Muslimah, F. (2021). Gambaran penderita TB Paru berdasarkan hasil pemeriksaan TCM di RSUD Batin Mangunang Kotaagung Kabupaten Tanggamus tahun 2018-2020 [Poltekkes Tanjungkarang]. https://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/2064/

Nindrea, R. D., Susanti, R., Indika, P. M., Maisa, B. A., Sukma, M., Rosalina, L., Widya, A., Taufiqa, Z., Agustian, D. R., Fithria, R., Putri, N., Ningsih, D. A. W. S., Lubis, B. L. A., Mardiah, A., Ezeddin, M. O., Linda, N., Marisa, Y. T., Rahmi, A. S., Sari, A. P., … Amsal, M. F. (2024). Modifiable and non-modifiable risk factors for tuberculosis among adults in Indonesia: A systematic review and meta-analysis. African Journal of Infectious Diseases, 18(2), 19–28. https://doi.org/10.21010/Ajidv18i2.3

Nurjannah, S., & Yuantari, M. C. (2024). Analisis faktor internal, pencahayaan, kelembapan dan suhu rumah dengan kejadian tuberkulosis. Faletehan Health Journal, 11(03), 217–326. https://doi.org/10.33746/fhj.v11i03.717

Pralambang, S. D., & Setiawan, S. (2021). Faktor risiko kejadian Tuberkulosis di Indonesia. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 2(1). https://doi.org/10.7454/bikfokes.v2i1.1023

Putra, G. W., & Pradnyani, P. E. (2022). Determinan keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis di Kota Denpasar Tahun 2021. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 10(2), 66–72. https://doi.org/10.47007/inohim.v10i2.429

Rahmawati, N., Karno, F., & Hermanto, E. M. P. (2024). Analisis penyakit Tuberkulosis (TBC) pada Provinsi Jawa Timur tahun 2021 menggunakan Geographically Weighted Regression (GWR). Indonesian Journal of Applied Statistics, 6(2), 116. https://doi.org/10.13057/ijas.v6i2.78593

Srisantyorini, T., Nabilla, P., Herdiansyah, D., Dihartawan, D., Fajrini, F., & Suherman, S. (2022). Analisis Spasial kejadian tuberkulosis di wilayah DKI Jakarta tahun 2017-2019. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(2), 131–138. https://doi.org/10.24853/jkk.18.2.131-138

Suarnianti, S., & BN, I. R. (2023). Analisis disparitas prevalensi Tuberculosis Paru di tinjau dari faktor sosiodemografi. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3(3), 112–120.

Susanti, E. L., Hasnaini, A., & Murniaty, M. (2024). Karakteristik dan analisis risiko kasus tuberkulosis di Puskesmas Senen Jakarta Pusat tahun 2023. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 8(2). https://doi.org/10.7454/epidkes.v8i2.1130

World Health Organization. (2023). Global tuberculosis report 2023. World Health Organization. https://iris.who.int/server/api/core/bitstreams/cc23b85f-72c0-4177-8137-cb1161da1025/content

Yasni, H., Rasima, R., Usrina, N., & Raisah, P. (2024). Faktor resiko merokok terhadap tuberkulosis studi kasus di wilayah kerja Puskesmas Ladang Tuha Aceh Selatan. Malahayati Nursing Journal, 6(12), 5170–5178. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i12.16850

Downloads

Published

08-08-2026

How to Cite

Hayuningtyas, N., Sari, D. P., Nugroho, F. S., & Igiany, P. D. (2026). Pemetaan spasial kasus TBC di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 19(2). https://doi.org/10.29238/sanitasi.v19i2.3415

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.