Pengaruh variasi kecepatan pengadukan proses pengomposan sampah organik terhadap kualitas kompos

Authors

  • Sausan Nabilah Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung, Indonesia
  • Dindin Wahyudin Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung, Indonesia
  • Pujiono Pujiono Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung, Indonesia
  • Nia Yuniarti Hasan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29238/sanitasi.v19i1.2583

Keywords:

C/N Rasio, Kecepatan Pengadukan, Kompos, Sampah Organik

Abstract

Timbulan sampah organik menjadi permasalahan di lingkungan PT X. Sampah organik di PT X belum dilakukan pengolahan lebih lanjut. Salah satu teknologi dalam mengatasi sampah organik yaitu dengan pengomposan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui timbulan sampah organik di PT X sebelum dan sesudah dilakukan pengomposan, mengetahui pengaruh variasi kecepatan pengadukan dalam pengomposan, dan mengetahui efektivitas variasi kecepatan pengadukan dalam pengomposan. Variasi kecepatan pengadukan dalam penelitian ini yaitu 643, 1001, dan 1542 rpm. Jenis penelitian ini True Experimental dengan desain penelitian Posttest-Only with Control. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan timbulan sampah organik kering dan sampel adalah sebagian dari populasi timbulan sampah organik kering di PT X. Hasil penelitian menunjukkan nilai C/N rasio kompos pada seluruh sampel pengulangan dan perlakukan memenuhi syarat mutu pupuk organik padat sesuai SNI 7763:2018, dimana kompos dengan kecepatan putaran 1001 rpm merupakan kecepatan pengadukan yang menghasilkan kompos dengan nilai C/N rasio tertinggi yaitu 23,73. Uji statistik One-Way Anova menunjukkan terdapat pengaruh variasi kecepatan pengadukan dalam pengomposan sampah organik terhadap kualitas kompos dimana P value (0,000) ≤ α (0,05). Penelitian selanjutnya dapat melakukan pengukuran terpisah antara timbulan sampah yang dihasilkan dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kegiatan domestik sehingga memudahkan dalam merumuskan permasalahan yang diselesaikan.

 

Abstract: Organic waste accumulation has become an environmental issue at PT X. PT X has not implemented further processing for organic waste. Composting is one of the technologies to address organic waste accumulation. The objectives of this research are to assess the accumulation of organic waste at PT X before and after composting, to evaluate the effects of stirring speed variations during composting, and to determine the effectiveness of those variations. The stirring speed variations in this research are 643, 1001, and 1542 rpm. This research is a True Experimental design with a Posttest-Only with Control. The research population consists all of the dry organic waste, with a sample taken from a portion of the dry organic waste at PT X. The results show that the C/N ratio of compost across all samples and treatments meets the quality standards for solid organic fertilizers of SNI 7763:2018, with the 1001 rpm stirring speed producing the highest C/N ratio of 23.73. One-Way ANOVA statistical analysis indicates that stirring speed variations  significantly affect compost quality, with a P value (0.000) ≤ α (0.05). Future research could separately measure organic waste generated from Green Open Space (RTH) and domestic activities to better determining the issues.

Published

2026-02-20

How to Cite

Nabilah, S., Wahyudin, D., Pujiono, P., & Hasan, N. Y. (2026). Pengaruh variasi kecepatan pengadukan proses pengomposan sampah organik terhadap kualitas kompos. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 19(1). https://doi.org/10.29238/sanitasi.v19i1.2583

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.