19
Abstract Views
13
PDF Download
Articles

Pengaruh Berkumur Larutan Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L) Konsentrasi 20%Terhadap Peningkatan Laju Aliran Saliva Pada Wanita Penderita Gingivitis Pengguna Kontrasepsi Suntik

Pages 43-50

Abstract

Pendahuluan:  Penyakit periodontal yang sering dijumpai pada rongga mulut adalah gingivitis dan periodontitis. Gingivitis adalah suatu proses inflamasi yang mengenai jaringan lunak sekitar gigi tanpa adanya kehilangan perlekatan epitel penyatu. Penggunaan kontrasepsi suntik dapat menyebabkan perubahan hormonal pada jaringan periodontal pengguna alat kontrasepsi sehingga menyebabkan inflamasi gingiva. Larutan kumur yang mengandung Carica papaya L efektif dalam mengatasi beberapa masalah seperti bau mulut pada pasien yang menderita penyakit periodontal salah satunya gingivitis. Flavonoid yang terkandung dalam Carica papaya L memiliki banyak kegunaan yang bermanfaat sebagai antiinflamasi dan antibakteri. Tujuan: Mengetahui pengaruh berkumur larutan ekstrak biji papaya (Carica papaya L) terhadap peningkatan laju aliran saliva pada wanita penderita gingivitis pengguna kontrasepsi suntik di Puskesmas Pajang.  Metode: penelitian quasy experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Data yang didapatkan dari penelitian ini berupa data kuantitatif dengan skala interval. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik non-probability sampling yaitu convenience sampling yang memenuhi inklusi dan ekslusi. Hasil: Analisis menggunakan uji Paired T test menunjukkan nilai signifikansi <0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada laju aliran saliva sebelum dan sesudah berkumur larutan ekstrak biji papaya (Carica papaya L) konsentrasi 20%. Kesimpulan: berkumur dengan larutan ekstrak biji papaya (Carica papaya L) konsentrasi 20% dapat meningkatkan laju aliran saliva pada wanita penderita gingivitis pengguna kontrasepsi suntik.

There is no Figure or data content available for this article

References

  • 1. Abdurrohman MMS, Putranto R, Suhartono B, Fa’adiyah DA. The effect of giving Aloe vera gel on rats with bacteria-induced periodontitis. ODONTO Dent J. 2021;8(2):140.
  • 2. Ananta GP. Potensi batang pisang (Musa paradisiaca L.) dalam penyembuhan luka bakar. J Ilm Kesehat Sandi Husada. 2020;11(1):334-340.
  • 3. Ayu Lestari AR, Syahfitri SA, Cahyo ST, Wardaniati I, Herli MA. Aktivitas antibakteri seduhan biji pepaya (Carica papaya L) terhadap Escherichia coli, Salmonella typhi dan Staphylococcus aureus. JOPS (Journal Pharm Sci). 2018;1(2):39–45.
  • 4. Fitri H, Fajrin FN, Kasuma N, Suharti N. Efek pemberian zink pasca scaling root planning terhadap kadar MMP-8 saliva pada pasien gingivitis. B-Dent J Kedokt Gigi Univ Baiturrahmah. 2019;6(2):132–141.
  • 5. Fitria KT, Gumilar MS, Nurmawi Y. Pengaruh kontrasepsi hormonal pada jaringan periodontal: telaah literatur sistematis dan meta analisis. J Ilm Univ Batanghari Jambi. 2022;22(2):1094.
  • 6. Handayani IT, Karyadi E. Kuretase sebagai perawatan gingivitis marginalis lokalisata pada gigi anterior mandibula (laporan kasus). Pros Dent Semin 5. 2021;85–92.
  • 7. Karyadi E, Syaifyi A. Ekspresi kadar tumor necrosis factor-α (TNF-α) cairan sulkus gingiva pada penderita gingivitis (kajian pengguna kontrasepsi pil, suntik dan implan). JIKG (Jurnal Ilmu Kedokt Gigi). 2019;2(1):1–5.
  • 8. Karyadi E, Kurniawati D, Hakim AR. Status gingiva penderita penyakit jantung koroner di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo (kajian pada bleeding on probing, probing depth dan gingival index). JIKG (Jurnal Kesehatan Kedokteran Gigi). 2021;4(1):6-11.
  • 9. Mardhiyah I, Vega CAW. Korelasi laju aliran saliva dan penyakit periodontal pada penduduk lanjut usia di Yogyakarta, Indonesia. MKGK (Majalah Kedokt Gigi Klin). 2022;8(3):115.
  • 10. Mardiati E, Subekti A, Donasari EN, Oktaviani R. Perbedaan pH saliva terhadap pemakai kontrasepsi hormonal pil dan suntik pada wanita usia 20-40 tahun di Kelurahan Gedawang Kota Semarang. J Kesehat Gigi. 2020;7(1):13–20.
  • 11. Mustofa Z, Nafiah N, Septianingrum DP. Hukum penggunaan alat kontrasepsi dalam perspektif agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam. 2020;1(2):85-103.
  • 12. Muttaqien IA, Kintawati S, Rizali E. Hubungan indeks massa tubuh (IMT) dan laju aliran saliva pada mahasiswa preklinik angkatan 2014-2016 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran. J Kedokt Gigi Univ Padjadjaran. 2017;29(2):91–98.
  • 13. Rafika M, Wahyuni IS, Hidayat W. Penentuan laju alir saliva pada pasien geriatri sebagai pertimbangan manajemen komprehensif pada stomatitis herpetika. B-Dent J Kedokt Gigi Univ Baiturrahmah. 2019;5(2):144–152.
  • 14. Rawung F, Wuisan J, Leman MA. Pengaruh obat kumur beralkohol terhadap laju aliran saliva dan pH saliva. e-GIGI. 2017;5(2).
  • 15. Rekta M, Putri E. Pengaruh pemakaian kontrasepsi pil oral kombinasi terhadap pH dan volume saliva serta angka leukosit. 2015;4(2):130–143.
  • 16. Sari YO, Almasdy D, Fatimah A. J Sains dan Farm. 2018;5(2):102–111.
  • 17. Suryono S, Pahlevi MR, Afifah N, Prayitno P. Pengaruh ekstrak biji pepaya (Carica papaya Linn) terhadap tingkat inflamasi gingivitis (studi in vivo pada Rattus norvegicus). Maj Kedokt Gigi Klin. 2023;8(3):81.
  • 18. Ugbogu EA, Dike ED, Uche ME, Etumnu LR, Okoro BC, Ugbogu OC, et al. Ethnomedicinal uses, nutritional composition, phytochemistry and potential health benefits of Carica papaya. Pharmacol Res - Mod Chinese Med 2023
There is no Supplemental content for this article.

How to Cite This

Karyadi, E. (2026). Pengaruh Berkumur Larutan Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L) Konsentrasi 20%Terhadap Peningkatan Laju Aliran Saliva Pada Wanita Penderita Gingivitis Pengguna Kontrasepsi Suntik. Journal of Oral Health Care, 13(1), 43–50. https://doi.org/10.29238/ohc.v13i1.3167

Article Metrics

Download Statistics

Downloads

Download data is not yet available.

Other Statistics

Verify authenticity via CrossMark
Copyright and permissions information is unavailable

Data Availability