Media Question Box Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Minat Anak Melakukan Perawatan Karies Gigi
Abstract
Latar belakang: Gigi berlubang merupakan masalah kesehatan gigi utama di Indonesia dengan prevalensi 43,6%, dan tertinggi pada anak usia 5–9 tahun sebesar 49,9%. Namun, hanya 3,2% gigi yang ditambal dan 88,3% anak tidak pernah berobat ke tenaga kesehatan gigi, menunjukkan rendahnya pemanfaatan pelayanan perawatan karies. Promosi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan, tetapi penyuluhan yang umumnya bersifat satu arah dapat membuat siswa pasif. Media question box yang dikemas dalam bentuk permainan kelompok dapat menjadi alternatif penyuluhan yang lebih menarik bagi anak usia 7–9 tahun sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan mencapai tujuan penyuluhan.. Tujuan: Mengetahui media question box untuk meningkatkan pengetahuan dan minat anak melakukan perawatan karies gigi. Metode: Jenis penelitian eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian yaitu siswa berusia 7-9 tahun kelas 2A dan 3A didapatkan sampel 45 responden diambil dengan teknik purposive sampling dan dihitung menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan minat. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Uji wilcoxonmenunjukkan terdapat perbedaan pada pengetahuan dan minat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan menggunakan media question boxdengan nilai p< 0,05. Kesimpulan : Media question box dapat meningkatkan pengetahuan dan minat anak melakukan perawatan karies gigi
There is no Figure or data content available for this article
References
- 1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
- 2. Elfidia Arista B, Hadi S. 2021. Penggunaan media yang efektif dalam promosi kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar. J Ilm Keperawatan Gigi. 2(2):209-215.
- 3. Rahmadhan AG. 2010. Serba-serbi kesehatan gigi & mulut. Handayani NP, editor. Cetakan 1. Jakarta: Bukune.
- 4. Primawati RS, Anugrahati W. 2021. Gambaran pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta minat kunjungan pasien di balai pengobatan gigi. Indones J Health Med. 1(4):647-659.
- 5. Salikun, Nugraheni HWT. 2018. Promosi kesehatan gigi dan mulut. Pramesta A, editor. Yogyakarta: Penerbit Andi.
- 6. Aini FN, Maruti ES, Samsiyah N. 2023. Pengaruh model pembelajaran talking stick berbantuan media question box terhadap hasil belajar IPA kelas V. J Educ Technol. 1(3):183. doi:10.23887/jet.v1i3.12503.
- 7. Afifah AYN, Soegeng Ysh, Mudzanatun. 2020. Keefektifan model pembelajaran talking stick berbantu media question box terhadap hasil belajar tematik siswa kelas III SD. J Pedagogi Pembelajaran. 3(3):449-458. doi:10.23887/jp2.v3i3.28375.
- 8. Sultan MA, Yulia, Asad NMAK. 2022. Hasil belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media question box. J Pendidik Tambusai. 6(1):9511-9514. doi:10.31004/jptam.v6i1.3927.
- 9. Notoatmodjo S. 2018. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
- 10. Halimah H, Herlina R, Ibraar Ayatullah M. 2019. Efektifitas penyuluhan antara metode ceramah dengan pengisian teka-teki silang terhadap pengetahuan dan tingkat kebersihan gigi dan mulut murid MTs Ar-Raudhatul Islamiyah, Mempawah. J Oral Health Care. 7(1):9-15. doi:10.29238/ohc.v7i1.340.
- 11. Sembiring EP, Perangin-Angin LM, Rangkuti I, Simanihuruk L, Rozi F. 2023. Pengaruh model pembelajaran talking stick berbantuan media question box terhadap hasil belajar tema 7 subtema 1 siswa kelas V SDN 066661 Medan Deli T.A. 2022/2023. J Student Dev Inf Syst. 3:175-188.
- 12. Amini A, Syahrial, Airmansyah. 2024. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media question box untuk meningkatkan minat belajar siswa muatan PPKN kelas III sekolah dasar. J Pendidik Dasar Flobamorata. 5(2):316-323.
- 13. Ustani Y, Wula Z, Khasna FT. 2024. Penggunaan model pembelajaran talking stick berbantuan media question box pada materi topik C energi yang bergerak untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Inpres Oesapa Kecil 1 tahun ajaran 2023/2024. Mimbar PGSD Flobamorata. 2(2):217-222. doi:10.51494/mpf.v2i2.1776.
- 14. Radhitya G, Harianti R. 2024. Pengaruh media poster terhadap pengetahuan murid tentang bahaya rokok di SDN Wanajaya 3 Karawang. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. 4(3):251-257. doi:10.59395/altifani.v4i3.544.
- 15. Adiba TR, Supriyadi, Katmawanti S. 2020. Efektivitas permainan ular tangga sebagai media penyuluhan terhadap pengetahuan gizi seimbang siswa di SDN Landungsari 1 Kabupaten Malang. Preventia Indones J Public Health. 5(1):1-7.
- 16. Patil S, Licari FW, Bhandi S, Awan KH, Di Blasio M, Isola G, et al. 2024. Effect of game-based teaching on the oral health of children: a systematic review of randomised control trials. J Clin Pediatr Dent. 48(4):26-37. doi:10.22514/jocpd.2024.075.
- 17. Gousalya V, Raj Mohan M, Dhamodhar D, Bharathwaj VV, Sindhu R, Prabu D, et al. 2022. Systematic literature review on the effect of play way-a game based oral health education on oral hygiene of school-going children. Indian J Contemp Dent. 11(1):9-17. doi:10.37506/ijocd.v11i1.18808.
- 18. Moreira R, Silveira A, Sequeira T, Durão N, Lourenço J, Cascais I, et al. 2024. Gamification and oral health in children and adolescents: scoping review. Interact J Med Res. 13:e35132. doi:10.2196/35132.
- 19. Kim S, Kim SY. 2024. Effectiveness of school-based oral health education for children and adolescents in low- and middle-income countries: a systematic review and meta-analysis. Asia Pac J Public Health. 36(4):312-321. doi:10.1177/10105395241240959.
